Selain itu, kata dia, Komisi I juga melihat alutsita Weapon Locating Radar (WLR) yang merupakan terobosan dari Pussenarmed dengan menggandeng perguruan tinggi yakni Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi hal yang sangat positif apalagi harganya tidak terlalu mahal dibandingkan buatan luar negeri.
“Ini sudah sejalan dengan apa yang disampaikan presiden beberapa waktu lalu di Bali, jika kita harus mengutamakan produk dalam negeri. Jadi jika ada terobosan yang bagus seperti dilakukan oleh Mayjen Totok bersama tim di Pussenarmed harus segera diadopsi oleh TNI Angkatan Darat,” bebernya.
Page 4 of 4













