Ditegaskan Marsekal TNI M. Tonny Harjono bahwa latihan Sikatan Daya tahun 2025 ini tidak hanya menguji kesiapan Alutsista dan satuan, namun juga menjadi wujud komitmen TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara nasional, khususnya di kawasan strategis seperti Kalimantan dan sekitarnya. “Latihan ini adalah ajang pembuktian bahwa TNI AU mampu merespons setiap tantangan pertahanan secara cepat, terukur, dan terintegrasi,” tegasnya.
Latihan Sikatan Daya tahun 2025 di skenariokan bahwa terdapat ancaman invasi asing terhadap kedaulatan Indonesia, kekuatan udara TNI AU melatihkan berbagai misi tempur secara terintegrasi mulai dari operasi pengintaian, penyerangan strategis, pertempuran udara, Close Air Support, hingga mobilitas udara dengan melibatkan pesawat TNI AU, sementara di sisi darat, pasukan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) turut mendukung melalui simulasi penerjunan dan operasi pembebasan tawanan secara realistis sebagai bagian dari rangkaian pertempuran.












