Dalam acara tersebut, masyarakat membawa nasi kuning, telur, dan bunga warna-warni sebagai bentuk penghormatan, disertai doa bersama untuk keberkahan serta keselamatan. Kehadiran Komandan Lanal Bintan menunjukkan komitmen TNI AL dalam menjaga konsistensi nilai-nilai luhur budaya dan kearifan lokal sebagai bagian dari karakter bangsa.
Pemangku Adat Melayu Bintan Dato’ H. Huzrin Hood, S.H., M.H., M.Pd.I., menegaskan bahwa ziarah makam adalah sunnah Nabi dan menjadi pengingat akan kematian serta penghormatan kepada leluhur. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika, S.STP., M.M., menyampaikan apresiasi atas pengakuan nasional terhadap tradisi ini, serta menegaskan komitmen pemerintah dalam pelestarian budaya sebagai fondasi pembangunan karakter dan identitas daerah menuju Bintan yang religius, berbudaya, dan berjaya.











