Menurutnya, keberhasilan suatu satuan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh soliditas tim dan kejelasan peran masing-masing prajurit. Oleh karena itu, pelatihan yang diberikan harus sesuai dengan jabatan dan fungsi personel.
Selain peningkatan kemampuan teknis, Dandim juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama pelaksanaan kegiatan di batalyon TP. Kesiapan fisik dinilai menjadi faktor penting dalam menunjang performa prajurit di lapangan.
“Prajurit tidak hanya dituntut cerdas secara teknis, tetapi juga harus memiliki fisik yang prima agar siap menghadapi berbagai tantangan tugas,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap, selesai Bimtek ini akan lahir prajurit-prajurit yang profesional, adaptif, dan siap menjalankan tugas dengan maksimal.













