Bupati menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan telah terbukti memberikan manfaat untuk masyarakat pekerja di Kabupaten Tulungagung.
“Ini baru dua hari saja ada yang ikut BPJS Ketenagakerjaan langsung meninggal dunia. Kita kasih santunan 42 juta. Semoga santunan yang diberikan memberikan manfaat untuk keluarga yang ditinggalkan. Dan santunan ini sudah beberapa kali kita serahkan untuk pekerja meninggal dunia di tulungagung,” imbuhnya.
Bupati Tulungagung menambahkan, Pemkab Tulungagung benar-benar serius melindungi pekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan. Tahun ini Pemkab Tulungagung mengucurkan total anggaran Rp 10 miliar untuk mengcover 27.500 pekerja rentan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
“Tahun ini kita anggarkan 10 miliar untuk pekerja rentan. Anggaran ini kolaborasi APBD dan DBHCHT. BPJS Ketenagakerjaan ini program yang baik, semoga nanti bisa berkelanjutan,” tambahnya.












