Letkol Roy menambahkan bahwa, keberhasilan ketahanan pangan nasional hanya bisa dicapai jika ada keterlibatan semua pihak, mulai dari pusat hingga Desa. Ia menegaskan, satuan teritorial TNI seperti Kodim dan Babinsa akan terus menjadi motor penggerak di wilayah.
“Kami tidak bisa berdiri sendiri. Diperlukan sinergi lintas sektor, dari petani, perangkat Desa, hingga dinas terkait. Ini bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” imbuhnya.
Apa yang dilakukan Kodim 0806/Trenggalek mencerminkan paradigma baru dalam peran TNI. Tidak hanya menjaga pertahanan teritorial, TNI juga aktif mengawal program-program strategis pemerintah seperti ketahanan pangan.
Dengan semangat gotong-royong, kegiatan penanaman padi menggunakan metode TOT menjadi momentum penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.













