“Untuk itu, saya ingin mengingatkan bahwa kesejahteraan yang telah diberikan negara tersebut menuntut kewajiban kita agar selalu berupaya meningkatkan kemampuan untuk mewujudkan profesionalisme dalam bertugas, tolak ukur profesionalisme kita tercermin dari tingkat kecakapan dan kompetensi yang kita miliki, etos kerja, dedikasi, penampilan diri, perilaku positif serta pengendalian dalam urusan pribadi. Mari kita bercermin Apakah kita sudah mampu mewujudkan profesionalisme dalam diri kita masing-masing,” sambung Pangdam.
Lebih lanjut, Pangdam mengajak agar seluruh prajurit memiliki empati dan terus berupaya mencari solusi guna membantu masyarakat yang mengalami kesulitan. Selain itu, dengan banyak beredarnya berita-berita hoax provokasi yang dikemas dengan topeng demokrasi kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum dan bahkan fitnah terhadap TNI beberapa saat yang lalu harus disikapi dengan menguatkan semangat dan jiwa nasionalisme dalam diri setiap prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro.








