KAB. BANDUNG || bedanews.com — Kalau ada anggapan HM. Dadang Supriatna selaku Bupati Bandung sebelum cuti tidak memberdayakan Wakil Bupatinya selama ini, dikatakan salah satu pembantu Pimpinan Pondok Pesantren Yamisa, H. Yuyun Saepudin, Sabtu 26 Oktober 2024, itu adalah merupakan anggapan yang salah.
Bupati dan wakil bupati adalah satu paket dengan tupoksi yang sudah ada aturannya. Sehingga visi misi dan program yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung adalah bagian dari kerja bersama, sehingga wajar apabila prestasi yang diraih diakui oleh kedua belah calon. Karena mereka dua-duanya petahana, yang pasti menginginkan bisa menonjolkan prestasi. Tapi masyarakat akan melihat siapa yang lebih menonjol.
Program unggulan yang memiliki daya tarik sekarang ini adalah insentif guru ngaji, oleh kedua calon bupati program itu diakui dan akan dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga program insentif guru ngaji terasa familiar dan sangat menarik perhatian












