Tentu sikap si penganut paham sekulerisme ini menuai kecaman dari seluruh pecinta Nabi seantero dunia. Sebagai bukti cinta kita pada Nabi, salah satunya adalah melakukan pemboikotan terhadap produk-produk Prancis. Mereka memerangi Islam lewat hak berpendapat, tapi kami melawan melalui ekonomi.
Dulu, ketika masih dalam masa kenabian sering sekali Nabi mendapati siksaan, hinaan, dan bentuk penolakan dalam dakwahnya. Dengan kemuliaan pada dirinya, baginda Nabi senantiasa memaafkan orang-orang yang telah berbuat demikian tanpa membalas dan menaruh dendam, tapi lain halnya bagi para pecinta Nabi seperti Umar bin Khattab, Abu Bakar, dan sahabat lainnya mereka akan melakukan perlawanan terhadap siapa saja yang menyakiti Rosulullah shollallaahu ‘alaihi wa salam. Termasuk kita manusia sesudahnya.













