Meski pada hari H Idulfitri terdapat penyesuaian jadwal layanan, petugas Gaslah tetap disiagakan melalui sistem piket untuk mengantisipasi potensi penumpukan sampah.
“Petugas Gaslah tetap bertugas karena ada piket. Setelah hari raya, mereka langsung kembali bertugas. Karena sampah ini kalau tidak diurus satu hari saja bisa menumpuk dan jadi masalah,” tegasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk bijak dalam memproduksi sampah selama Lebaran, serta menjaga kebersihan lingkungan, termasuk saat pelaksanaan salat Idulfitri.
“Kita mengimbau kepada masyarakat tidak terlalu banyak produksi sampah. Diharapkan sampah itu dirapikan di rumah tangga, tidak diserahkan dulu. Termasuk saat salat Id, bekas tikar atau koran harus dikumpulkan oleh panitia dan dibuang pada tempatnya,” pungkasnya.**













