“Pemberlakuan TIIS pada event ini, sehingga ada transparansi pada penyelenggaraanya,” ungkap Thamrin melalui keterangannya, Jum’at (29/7).
Lebih lanjut Thamrin berharap, Program TIIS yang diterapkan oleh PBTI dapat didukung secara maksimal oleh seluruh pengprov, Pengkab/Pengkot, club/ Dojang se-Indonesia.
Secara terpisah, Ketua umum pengprov TI Sulteng, Dasmin lamasiara, S.Pd, M.Pd menyatakan bahwa, di event ini masih banyak peserta dari berbagai daerah yang belum mampu mendaftar dengan sistem TIIS,karena terkandala pembuatan akun dan aktivasi, namun demikian dari pihak TIIS yang juga hadir dalam event ini, memberikan solusi yang terbaik yaitu pemenang kejuaraan diwajibkan tetap mendaftarkan hasil yang diperoleh guna mendaptkan poin secara nasional.













