Masa menjelang pemilu dapat berpotensi dimanfaatkan oleh kelompok radikal dan teroris untuk menyebar hoaks dan propaganda dengan tujuan memperlihatkan ketidakpecayaan masyarakat pada Pemerintah.

Menurut H. Ade Utami Ibnu, S.E, Anggota DPRD Provinsi Lampung, kita menginginkan perubahan dalam kehidupan sehari-hari jauh lebih baik, terleboh dalam mempersiapkan pesta demokrasi 5 tahun sekali untuk memilih kepemimpinan nasional secara damai.
Ade mengimbau, bagi siapapun yang akan melakukan perubahan dapat dilakukan dengan cara-cara damai, jangan melalui cara radikal. “Di pemilu 2024, pasti akan ada banyak bendera, perbedaan pendapat, perbedaan dukungan yang tidak boleh mengarah pada radikalisme. Kalau ada bibit-bibit radikal, maka kita semua berkewajiban untuk STOP, JANGAN GUNAKAN GAYA RADIKAL UNTUK MELAKUKAN PERUBAHAN. Kita lakukan dengan penuh cinta dan damai untuk Indonesia yang lebih maju. Semangat, sukseskan Pemilu 2024!,” tegasnya melalui keterangan, Selasa (15/8).













