“Apabila membuat ikan asap maupun membakar sampah, pastikan selalu ditunggu dan diawasi sampai api benar-benar padam. Jangan meninggalkan lokasi sebelum dipastikan tidak ada lagi bara api yang dapat menyulut kebakaran,” tegasnya.
Pama TNI AD itu menambahkan, dampak karhutla tidak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan serta berbagai aktivitas masyarakat.
Kabut asap yang ditimbulkan dari kebakaran, lanjutnya, bahkan dapat berdampak terhadap dunia pendidikan. Di sejumlah wilayah, kondisi asap yang cukup parah membuat kegiatan belajar mengajar harus dilakukan secara daring.
Tri pun mengajak masyarakat Desa Laut Letawang untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan, khususnya terhadap aktivitas yang menggunakan api.













