Adapun variabel keenam, kata dia, adalah siapa lawan pasangan Ganjar Pranowo. Dari hasil survei dan arah koalisi, muncul antara lain koalisi Gerindra-PKB yang memunculkan pasangan Prabowo-Muhaimin. Sedangkan koalisi Nasdem-Demokrat-PKS memunculkan pasangan Anies-AHY, sementara Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) belum jelas paslonnya.
“Dari konfigurasi lawan seperti ini sebaiknya bakal calon Wapres Mas Ganjar adalah org yang beririsan dukungan dengan lawannya yakni Sandiaga Uno,” tandas Mochtar.
Hal itu karena, Sandiaga berpotensi mengurangi dukungan Prabowo dan Anies karena pernah berpasangan. Selain itu polarisasi politik aliran juga akan berkurang dan kemungkinan black campaign maupun negative campaign juga akan berkurang. “Di sisi lain, logistik juga akan cukup serta dukungan Indonesia Timur bakal mumpuni,” pungkasnya. (Red).













