Variabel ke empat adalah riset dan survei oleh konsultan. Faktor ini, kata Mochtar, perlu disimulasi diukur persepsi publik pasangan yang dinginkan minimal dalam 3 periode waktu dan 3 lembaga survei yang kredibel sehingga kecenderungan bisa terbaca datanya apakah Ganjar-Ridwan, Ganjar-Arlangga, Ganjar, Erick, Ganjar-Sandiaga, Ganjar-Andhika, Ganjar-Puan atau Ganjar-Prananda.
Variabel kelima, kata Mochtar, adalah kontemplasi spritual Ibu Mega dikaitkan dengan Pemikiran Bung Karno tentang Pancasila 1 Juni 1945, Trisakti, Marhanisme dan wasiat Bang Taufik Kiemas.
Dari variabel kelima ini, maka nama yang berpotensi adalah Puan Maharani, Prananda Prabowo dan Mr X kader idiologi Bung Karno, tandas Mochtar Mohamad.
“Bisa jadi pasangan ini diumumkan pada bulan Juni, Bulan Bung Karno dan bulan paling sakral bagi PDI Perjuangan. Dan untuk capres lebih awal dugaan saya diumumkan pada rakernas Desember 2022 atau Ultah PDI Perjuangan 10 Januari 2023,” imbuh Mochtar Mohamad.













