Pembentukan B2P3 ini, terlihat PP berupaya mereformasi diri dan menghilangkan image sebagai organisasi preman ke arah yang lebih bersahabat dengan seragamnya yang warna putih. Dengan warna putih B2P3 nampak lebih santun dan humanis.
Masalah perburuhan tidak pernah sepi selalu penuh keriuhan. Di Jawa Barat masalah perburuhan sangat kompleks mulai dari pemutusan hubungan kerja karena pandemi Covid-19 yang berdampak terjadinya ledakan pengangguran, kesehatan kerja, UMR, TKW, kekerasan dan kecelakaan kerja, SDM yang kurang berdaya saing, dsb. Sebagaimana dijelaskan oleh sekretaris B2P3, Rudi Kurniawan, akan menjadi garapan B2P3 Jabar.
Langkah PP dengan B2P3-nya yang menaruh perhatian dan penanganan terhadap masalah perburuhan, dinilai sebagai langkah yang strategis dan amat jeli menangkap peluang secara politis dan finansial karena bisa mendongkrak kesejahteraan dan kas organisasi. Apalagi Jawa Barat memiliki lebih dari 5000 pabrik dengan jumlah tenaga kerja sekitar 17 juta orang. Kalau langkah PP dengan bentuk B2P3 ini benar-benar dilaksanakan dengan ciamik, dengan aksi-aksi yang menarik simpati masyarakat jauh dari premanisme, seperti tampil sebagai garda terdepan di daerah dan korban terdampak bencana alam, aksi sosial, maka peluang politis akan terbuka lebar.













