Walau demikian, sebagaimana yang pernah diungkapkan sendiri oleh Japto di beberapa media, praktek premanisme dan performa yang garang, masih diperlukan juga.
“Performa anggota saya yang masih garang, terbukti manjur dan effektif saat membantu pemerintah menjadi Satgas Covid -19. Masyarakat yang membandel, tidak menerapkan protokol kesehatan, seperti membuat kerumunan, memaksa mudik untuk berlebaran di kampung, menjadi patuh karena takut”, seloroh Japto waktu itu.
Kaderisasi adalah Keniscayaan untuk Organisasi Tetap Eksis dan Sehat
Hari ini, tanggal 28 Oktober 2021, Pemuda Pancasila genap berusia 62 tahun. Usia yang sudah lebih dari matang dan banyak asam garam dalam berorganisasi. Dibanding dengan organisasi pemuda yang lainnya yang sudah tidak eksis bahkan kondisinya bagai hidup segan mati tak mau, Pemuda Pancasila masih eksis berkiprah. Masih di bawah komando Japto, PP hendaknya terus mengubah performanya dari premanisme ke humanisme walau tidak mudah mengubah lebel lama yang masih melekat di mata masyarakat sebagai organisasi preman.













