KAB. BANDUNG || bedanews.com — Menyikapi pernyataan Bupati Bandung, HM. Dadang Supriatna, buruh harus sejahtera, dikatakan ketua Pelaksana kegiatan peringatan Hari May Day di Gedung Toha, Eman Sulaeman, Sabtu 21 Mei 2022, hingga saat ini buruh belum sejahtera apalagi menerima keadilan.
Ketua Pelaksana yang Ketua DPC FSBI (Federasi Serikat Buruh Independen) itu menjelaskan, ada beberapa item yang harus menjadi prioritas bagi Pemerintah Kabupaten Bandung, diantaranya mencakup UMK dan BPJS yang diakuinya masih rendah.
“Untuk BPJS sendiri Cuti sakit, cuti haid, dan melahirkan pun sangat sulit diperoleh. Hal itulah yang harus menjadi perhatian pemerintah sebagai salah satu upaya untuk menciptakan kesejahteraan buruh,” katanya di lokasi.
BPJS sendiri dirasakan Eman pelayanannya sangat kurang. Sakit hari Selasa atau Sabtu masa harus menunggu hari Senin. Itu jelas sangat merugikan buruh dan berdampak buruk pada kesehatannya.
Untuk itu ia mengawal tuntutan yang disebutkan tadi saat memberikan sambutan yang berhubungan dengan peraturan. Karena dirasakannya para buruh menerima keadilan yang signifikan.
Selain itu ia mengemukakan, UMK diberlakukan selama ini tidak adil harus tanpa melihat masa kerja buruh. Jelas ini juga mencerminkan ketidak adilan bagi buruh.
“Kami akan terus melakukan upaya dan pengawalan agar apa yang diharapkan bisa segera direalisasikan oleh pemerintah,” pungkasnya.***













