Sebab lanjutnya tidak semua kabupaten/kota meraih prestasi tersebut, Kabupaten Garut berada pada peringkat ke dua se-Indonesia, kita hanya di bawah kota sukabumi yang merupakan satu-satunya kab/kota yang mendapat nilai B (baik). Yang mendapat nilai CC itu hanya 21 dari banyaknya kabupaten dan kota se Indonesia sisanya masuk katagori kurang.
Di Jawa Barat sendiri hanya tiga Kab/Kota yang masuk penilaian CC, yaitu berturut-turut Kab.Garut, Kota Bogor dan Kota Bekasi. Predikat CC itu, tidak masuk katagori sempurna, harapannya kita masuk katagori B, tetapi ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat atas kinerja aparatur pemerintah kabupaten Garut yang dinilai lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Untuk itu kedepan harus ada akselerasi yang harus diperbaiki.
Apresiasi tersebut saya persembahkan bagi seluruh aparatur pemerintahan kabupaten Garut di semua tingkatan yang telah menunjukan totalitas kinerjanya sesuai harapan. Ini berkat semua yang terus bersemangat memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat, ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut Bupati juga mengungkapkan, terciptanya Good Governance itu harus senantiasa diiringi dengan kompetensi aparatur yang berakhir pada pemberian pelayanan yang baik bagi masyarakat, ketiganya harus senantiasa bersama. Bagaimana mau menciptakan good governance tanpa dibarengi oleh kemampuan dan profesionalisme aparatnya dalam memberikan pelayanan. Hal tersebut yang terus di upayakan ditingkatkan, sehingga pada akhirnya kabupaten Garut terus dapat memperbaiki diri. [Ida Noordiansyah-Marline]











