Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Endah Cahyarini menyampaikan bahwa, tumpeng yang di buat ini memang asli berisi tumpeng dan hasil bumi dari Kabupaten Demak yang memiliki makna tersendiri.
“Untuk makna dari tumpeng songo sendiri yakni Tumpeng sejumlah sembilan yang melambangkan jumlah wali yang telah membangun dan mendirikan masjid kebanggaan masyarakat Islam di Bintoro Demak dan menjadi ikon Demak Kota Wali,” kata Endah.
Ditambahkan Endah, untuk tumpeng sendiri merupakan suatu bentuk syukur kita pada Allah SWT atas rizki yang telah diberikan kepada kita semua. Semoga kecukupan pangan di Kabupaten Demak selalu tanpa kekurangan apapun, gemah ripah loh jinawi.
“Gunungan hasil bumi, juga ungkapan bentuk syukur kepada Allah SWT atas hasil bumi kita yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Demak. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesuburan tanah dan tumbuhan terhindar dari hama sehingga dapat menghasilkan buah atau hasil yang berlimpah,” pungkas Endah Cahyarini. (Red).












