Melihat antusias masyarakat yang luar biasa karena sudah 2 tahun momen tahunan Grebeg Besar ini tidak dapat diselenggarakan karena pandemi Covid-19, Bupati Demak merasa bangga dengan antusias masyarakat yang turut menyemarakkan kegiatan puncak Grebeg Besar tahun 2022.
“Tentunya saya pribadi mewakili Pemerintah Kabupaten Demak merasa senang dan bangga, karena masyarakat merasa senang dan terhibur. Apalagi ini tercatat menjadi iring-iringan terpanjang yang melibatkan sebanyak 137 bendi atau dokar yang mengiringi prajurit patangpuluhan dan 2 kereta kencana. Sehingga masuk dalam Museum Rekor Indonesia yang semula pemecah rekor MURI dengan 125 bendi,” ungkap Bupati.
“Suatu kepuasan dan kebanggaan tersendiri dapat memberikan hiburan serta pembelajaran untuk generasi muda tentang budaya kita yang harus kita lestarikan melalui kegiatan Grebeg Besar,” imbuhnya.











