Lanjutnya, pada rangkaian Grebeg Besar ada penerimaan abon-abon yang berisikan diantaranya minyak dan beberapa bunga.
“Abon-abon adalah suatu rangkaian dari acara penjamasan pusaka, Abon-abon itu dari Keraton Solo yang memberikan ubo rampe untuk acara penjamasan, diantaranya ada minyak dan beberapa bunga yang nantinya kita campurkan dengan minyak yang sudah di persiapkan dan di buat dari kadilangu, karena minyak dari kami sebagai dasar untuk dilakukan penjamasan,” jelasnya.
“Minyak itu pun tidak sembarang minyak, itu di ambil dari kelapa yang menghadap ketimur, kelapa itu tidak boleh dijatuhkan, harus di turunkan satu persatu. Yang membuat minyak adalah ibu-ibu yang sudah menoupous, tujuannya agar terjaga kebersihannya,” tambahnya. (Red).











