“Namun demikian, kami masih menemukan satu pedagang eceran yang menjual beras medium di atas HET. Pedagang tersebut mengaku memperoleh pasokan beras dari pemasok dengan harga yang sudah tinggi,” tegas dia.
Atas temuan tersebut, kata Diky, Tim memberikan penjelasan kembali tentang ketentuan yang berlaku dan memberikan surat teguran kepada pelanggar bersangkutan.
“Pemerintah daerah turut meminta Perum BULOG untuk lebih masif dalam menyalurkan pasokan beras ke pasar guna memastikan harga kembali stabil dan sesuai dengan ketentuan HET,” ujarnya.
Sementara itu, Pemimpin Cabang Perum BULOG Bandung, Asvhille Nusa Panata, menegaskan bahwa BULOG berkomitmen menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan di wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya.
“Perum BULOG memastikan pasokan beras medium dan Minyak Goreng Kita tetap tersedia di pasar melalui jaringan distribusi yang ada. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, serta para pelaku usaha agar distribusi berjalan lancar dan harga pangan tetap stabil sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Asvhille.













