Sementara Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang hadir menyaksikan langsung jalannya pertandingan, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, anak-anak muda membutuhkan ruang yang positif agar energi dan keberanian mereka dapat diarahkan menjadi prestasi, bukan menjadi tindakan kriminal.
“Daripada tawuran di jalanan yang ujungnya hanya rumah sakit atau penjara, lebih baik bertanding di atas ring. Di sini ada aturan, ada sportivitas, ada prestasi dan ada masa depan. Stop tawuran, mari ukir prestasi,” tegas Dedie di hadapan ratusan peserta dan penonton.
Kolaborasi antara Yayasan Catatan Akhir Sekolah, Pertina dan Pemerintah Kota Bogor dinilai menjadi contoh nyata sinergi dalam membangun pembinaan generasi muda berbasis olahraga.













