Asosasi HPDKI mencatat total potensi pasar di tiga negara Asia Tenggara tersebut mencapai 75 ribu ekor per tahun berdasarkan angka permintaan dari beberapa buyer kepada pelaku di Indonesia. Namun sampai saat ini, ekspor berjalan hanya untuk memenuhi kebutuhan permintaan Malaysia yang realisasinya baru 3,88% dari potensi permintaan Malaysia.
Meskipun demikian, dalam Buku Panduan Teknis Usaha Budidaya Domba Model Klaster yang dterbitkan PT Agro Investama dan HPDKI, ada sejumlah masalah dan peluang yang harus menjadi perhatian besama. Misalnya terbatasnya serapan konsumsi pasar domestik khususnya untuk potongan harian, adanya peluang potensi untuk pasar ekspor melalui regulasi Permentan 02 Tahun 2018, dan kemampuan off taker dalam penyerapan hasil produksi terbatas akibat kemampuan daya serap pasar belum terbuka luas. Tak kalah pentingnya adalahnya belum tertatanya supply chain pasar domba, khususnya kebutuhan sarana RPH khusus domba yang halal yang memadai. ***











