Pada tahun 2018, KUR bjb mencapai Rp1,425 Milyar dengan jumlah penerima manfaat 57 peternak. Tahun 2019, KUR bjb Rp550 juta dengan jumlah penerima manfaat 22 peternak dan PKBL Rp4,3 Milyar dengan jumlah peternak 24 peternak. Tahun 2020, KUR bjb Rp2,2 Milyar dengan jumlah 44 peternak.
Perputaran modal dari kegiatan klaster domba selama rentang waktu 3 tahun terakhir (2018-2020) mencapai Rp18,5 Milyar atau rata-rata Rp6,1 Milyar per tahun. Sejak pertengahan tahun 2020 peternak mendapatkan distribusi domba hasil dari pengembangan persilangan domba garut x dorper yang diintroduksikan sejak tahun 2018. Hasil dari pengembangan domba ini mampu meningkatkan 40% produktifitas yang lebih baik dan berdampak pada keuntungan yang sangat signifikan 3 kali lipat dari sebelumnya.











