Bandung, BEDAnews
Rekonstruksi kasus pembunuhan Siska Yofie yang rencananya akan dilaksanakan besok, Kamis (22/8) akan melibatkan 30 personel Brimob bersenjata lengkap. Personel Brimob ini akan mengawal dua pelaku pembunuhan Siska yakni Wawan alias Awing (39) dan Ade Ismayadi (24).
"Kita menganggap kasus ini berbeda dengan kasus lain. Cukup menarik perhatian publik, masyarakat. Jadi kita adakan pengawalan khusus. Antisipasi membludaknya warga dan antisipasi รขโฌโนada dendam, kita siapkan 30 anggota Brimob untuk menjaga ketat kedua tersangka," ujar Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Diki Budiman kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Rabu (21/8).
Selain melibatkan 30 personel Brimob, Polrestabes Bandung juga akan melakukan beberapa rekayasa jalan di lokasi rekonstruksi pembunuhan Siska. Rekayasa jalan ini diberlakukan tidak secara keseluruhan atau per lokasi rekonstruksi.
Diki menambahkan, rekonstruksi akan dilakukan di 6 lokasi, mulai dari lokasi pertama, awal pertemuan Wawan menemui Ade hingga tempat kejadian perkara (TKP) pembuangan barang bukti berupa golok di Gang Sukawarna Baru (Sungai Citepus).
"Rencana ada 6 lokasi buat rekonstruksi. Jadi, ketika rekonsturksi di lokasi pertama, yang ditutup hanya disekitar lokasi Jalan Sukamulya. Kendaraan tidak boleh belok ke kiri kalau dari atas, arah dari Setra Indah ke Dr Junjunan. Begitu pun sebaliknya, dari arah bawah, Jalan Sukamulya ke atas tidak bisa belok ke kanan," terang Diki.
Selengkapnya, keenam lokasi yang akan dilakukan rekonstruksi kasus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan tewasnya Sisca adalah rumah tersangka di Jalan Sukagalih (1), POS Linmas jalan Setra Indah (2), Tempat Kos Korban Jalan Setra Indah Utara II (3), Jembatan Jalan Cipedes Tengah (4), Lokasi Temu Korban di Jalan Cipedes Tengah dekat Lapangan Abra (5), dan Jalan Dr Junjunan Dalam / Gg Sukawarna Baru – Sungai Citepus (6). (Lanie)











