“Koordinasi antara pemerintah dan TNI berjalan baik sehingga operasi tetap berada dalam koridor kepentingan nasional dan mandat politik yang jelas. Ini penting untuk menjaga legitimasi penggunaan kekuatan negara,” ujarnya.
Sorotan media yang sangat besar terhadap nasib awak kapal, juga menjadi faktor penting yang memengaruhi jalannya operasi. Pemerintah harus mampu menjawab tuntutan publik yang menginginkan tindakan cepat, tetapi tetap mengutamakan keselamatan para sandera.
“Pengelolaan opini publik menjadi bagian dari strategi. Pemerintah berhasil membangun narasi bahwa pengerahan kekuatan dilakukan untuk melindungi warga negara, bukan untuk menunjukkan agresivitas militer,” kata Pardosi.
Ia menyimpulkan bahwa, keberhasilan operasi ekspedisi modern tidak lagi dapat diukur semata-mata dari jumlah kapal perang, kekuatan senjata, atau kecanggihan teknologi yang dimiliki suatu negara.













