Di sisi lain, pihaknya juga menyoroti pentingnya disiplin masyarakat dalam mencegah kebakaran di rumah. Instalasi listrik yang tidak aman dan penggunaan colokan listrik secara berlebihan menjadi salah satu pemicu kebakaran yang sering terjadi.
Selain itu, aktivitas memasak juga perlu mendapat perhatian. Banyak kasus kebakaran terjadi karena kelalaian, misalnya saat seseorang meninggalkan dapur ketika kompor masih menyala.
“Sering kali ketika sedang memasak, orang justru meninggalkan dapur, misalnya karena menonton televisi atau bermain ponsel. Hal-hal seperti ini yang sering memicu kebakaran,” katanya.
Didi juga menjelaskan, dalam kajian kebencanaan, musim kemarau termasuk dalam kategori hidrometeorologi kering, berbeda dengan musim hujan yang disebut hidrometeorologi basah. Pada kondisi tertentu, vegetasi yang kering seperti ilalang juga dapat memicu kebakaran apabila terkena percikan api kecil.













