Mengajukan Konsep “Historical Mobilizing Structures”
Yang menarik, penelitian ini mengajukan konsep baru Historical Mobilizing Structures sebagai penyempurnaan teori Charles Tilly.Konsep ini menjelaskan bahwa perubahan struktur politik, ekonomi, dan sosial tidak langsung mengubah gerakan. Perubahan itu dimediasi oleh “struktur historis” yang diwariskan: jaringan genealogis, sanad keilmuan, tradisi Ba’Alawi, lembaga pendidikan, organisasi, dan memori kolektif.
“Melalui mekanisme inilah Habaib mampu beradaptasi tanpa kehilangan kontinuitas tradisi. Transformasi yang terjadi bukan diskontinu, melainkan proses memadukan kontinuitas dengan inovasi,” jelas peneliti.
Akar Historis Sejak Masa Kolonial
Lebih jauh, penelitian mencatat komunitas Habaib di Betawi terbentuk sejak masa kolonial melalui interaksi diaspora Hadrami dengan masyarakat lokal. Melalui perdagangan, dakwah, pendidikan, dan perkawinan, Habaib berhasil membangun integrasi sosial yang kuat dengan masyarakat Betawi.Hingga kini, Habaib tetap menjadi bagian penting dari sejarah sosial-keagamaan Betawi dan terus memainkan peran dalam pendidikan serta pembinaan umat.













