Menurut dia, andaikan mampu, mereka yang butuh MBG tentu ingin juga melakukan aksi untuk mendukung. “Boro-boro demo, untuk kehidupan sehari-hari saja mereka sudah habis waktu untuk bekerja dan saya yakin, mereka sangat terbantu dengan adanya MBG,” sebutnya.
“Atau dengan kata lain saya mau katakan, bahwa yang gak butuh MBG adalah yang kaya dan tentu mampu menggalang demo. Sedangkan mereka yang butuh MBG adalah yang kurang mampu dan tentu gak mampu juga menggalang demo,” sambung Bobby.
“Kalau ada yang tidak butuh MBG, bukan berarti mereka jadi merasa berhak untuk menghambat hak bagi mereka yang butuh MBG,” masih kata Bobby.
Wakil Ketua Bidang Politik Tani Merdeka Indonesia Sumut ini kemudian menyebut bahwa, keberadaan MBG juga membantu para petani. “Dengan MBG, saya kira hasil produksi pertanian akan lebih lancar dan teratur penyalurannya,” sebut Bobby.













