• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » BNPB Apresiasi Tata Kelola Data Karhutla Kapuas

BNPB Apresiasi Tata Kelola Data Karhutla Kapuas

angel angel by angel angel
5 Oktober 2026
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

KUALA KAPUAS ll Bedanews.com – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas mendapat perhatian khusus dari tim pengarah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bukan hanya soal penanganan di lapangan, tata kelola data yang disajikan Posko Induk Karhutla dan Kekeringan Kapuas juga mendapat apresiasi karena dinilai informatif dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

Apresiasi itu disampaikan Prof. Dirwansyah dan Prof. Ivan Elisabeth saat mengunjungi Pusdalops Posko Induk Tim Terpadu Penanganan Karhutla dan Kekeringan Kapuas, Minggu (4/10).

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kapuas sekaligus Ketua Harian Penanganan Darurat Karhutla dan Kekeringan, Pangeran S. Pandiangan, memaparkan kondisi terkini penanganan karhutla, mulai dari luas wilayah terdampak, sebaran kejadian, kekuatan personel, peralatan dan logistik, hingga dampak kesehatan masyarakat.

BeritaTerkait

Ketua Umum ASAFI, Prof. Dr. Kholid Al Walid,M.Ag saat memberi sambutan  pada Simposium dan Munas ASAFI 2026 di Hotel Ibis, Bandung-Jawa Barat, Kamis, (22/10)/Foto Bedanews.com

Munas ASAFI 2026: Autokritik Pendidikan Islam dan Matinya Nalar Filsafat

23 Oktober 2026

Refleksi Hari Santri 2026: Gelar Boleh Tinggi, Amanah Jangan Dikhianati,Sudahkah Kita Menjadi Rahmat Bagi Negeri?

23 Oktober 2026

Prof. Dirwansyah menilai, penyajian data tersebut sudah memenuhi kebutuhan evaluasi penanganan bencana secara menyeluruh.

Menurutnya, seluruh kegiatan penanganan bencana harus didukung data faktual agar dapat menjadi dasar menentukan langkah berikutnya.

“Seluruh kegiatan penanganan bencana seharusnya tersaji dalam data faktual sebagaimana di Kabupaten Kapuas ini. Data tersebut sangat bermanfaat sebagai bahan evaluasi komprehensif untuk langkah-langkah ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Ivan Elisabeth menyoroti keterhubungan data kesehatan, khususnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Menurutnya, data dari sembilan posko dan seluruh puskesmas di kecamatan telah terkoordinasi dengan baik.
“Paparan ini sangat inovatif. Terkait dampak kesehatan, khususnya kasus ISPA, sudah terkoordinasi dan terkoneksi dengan baik,” katanya. Ia juga mengingatkan perlunya perhatian khusus terhadap kelompok rentan, seperti penderita stunting, ibu hamil, dan lansia yang turut terdampak karhutla dan kabut asap.

Kalaksa BPBD Kapuas, Pangeran S. Pandiangan menyambut positif kunjungan dan arahan dari tim BNPB. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat penanganan karhutla yang melibatkan BPBD, TNI, Polri, Brimob, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga relawan.

“Sinergi seluruh unsur sangat dibutuhkan karena kondisi di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala,” tegas Pangeran.

Ia menjelaskan, pemadaman melalui jalur darat masih menjadi andalan. Kabut asap yang mengganggu jarak pandang menjadi kendala dalam penanganan melalui udara. Di sisi lain, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) belum menghasilkan hujan merata di seluruh wilayah Kapuas.

Akses menuju sejumlah titik karhutla yang berada di kawasan terpencil, terutama lahan gambut dan wilayah perbatasan, juga menjadi tantangan. Karena itu, perpanjangan pelaksanaan OMC diharapkan dapat membantu penanganan karhutla di wilayah Kapuas.(Ttg Progresif/Hartoyo Ketua PWI).

Previous Post

Satu-persatu Loyalis Jokowi, Ditendang Dari Posisi di Kabinet Prabowo

Next Post

Turnamen Sepak Bola Antar SSB U-12 Piala Dandim Cup Ditutup

Related Posts

Ketua Umum ASAFI, Prof. Dr. Kholid Al Walid,M.Ag saat memberi sambutan  pada Simposium dan Munas ASAFI 2026 di Hotel Ibis, Bandung-Jawa Barat, Kamis, (22/10)/Foto Bedanews.com
Edukasi

Munas ASAFI 2026: Autokritik Pendidikan Islam dan Matinya Nalar Filsafat

23 Oktober 2026
Edukasi

Refleksi Hari Santri 2026: Gelar Boleh Tinggi, Amanah Jangan Dikhianati,Sudahkah Kita Menjadi Rahmat Bagi Negeri?

23 Oktober 2026
Ragam

Terpaksa Mengunakan Swadaya dan Gotong-royong, untuk Pembangunan Jalan Warga kampung Saluyu Cianjur

23 Oktober 2026
Ragam

BKPRMI DKI Dorong Sertifikat Juara FASI Bisa untuk Jalur Prestasi

23 Oktober 2026
Ragam

Perkumpulan Orang Banten Gelar Baduy Lestari dan Milad Ke-8 PUB, Salurkan 70.000 Bibit Tanaman untuk Masyarakat Adat Baduy

23 Oktober 2026
Ragam

Menagih Resolusi di Antara Baju Koko dan Kepulan Asap Kopi: Refleksi Hari Santri Nasional

23 Oktober 2026
Next Post

Turnamen Sepak Bola Antar SSB U-12 Piala Dandim Cup Ditutup

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021