
Setelah sosialisasi, para peserta menjalani pemeriksaan tingkat risiko penyalahgunaan narkoba menggunakan instrumen Alcohol, Smoking, and Substance Involvement Screening Test (ASSIST). Skrining ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat risiko masing-masing individu terhadap penyalahgunaan zat adiktif.
Hasil pemeriksaan kemudian disampaikan langsung kepada peserta sebagai dasar untuk memberikan intervensi lebih lanjut.
“Pendekatan seperti ini penting untuk memastikan bahwa setiap remaja mendapatkan penanganan yang tepat sesuai kebutuhan mereka,” ungkap Patricia Meta P, M.Psi, Psikolog.
Intervensi langsung diberikan kepada peserta dengan risiko ringan, sementara remaja dengan risiko lebih tinggi diarahkan untuk mendapatkan penanganan lanjutan.













