Sementara Kombes Pol. I Gede Nakti Widhiarta, S.I.K, Kepala BNNK Surakarta, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menekankan bahwa, sinergi dengan media seperti TATV bisa menjadi kekuatan tambahan bagi BNNP Jawa Tengah dan jajarannya dalam memperluas dampak pesan antinarkoba.
“Ketika informasi benar disampaikan dengan cara yang tepat, maka akan lahir kesadaran kolektif yang kuat. Melalui kerja sama ini, masyarakat Solo dan sekitarnya kami ajak untuk tidak sekadar tahu, tapi juga peduli dan berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Ini adalah bagian dari gerakan moral menuju Indonesia Emas 2045 yang sehat dan bersih narkoba,” harapnya.
Dengan penetrasi TATV yang luas di wilayah Soloraya dan sekitarnya, BNNP Jateng optimis bahwa, langkah ini akan membawa efek domino dalam membentuk opini publik yang lebih positif terhadap gerakan P4GN. Tak hanya edukasi, siaran ini juga membuka ruang dialog dan refleksi masyarakat tentang bahaya narkoba dan urgensi kolaborasi lintas sektor.













