Beliau juga melihat bahwa, remaja memiliki kekuatan pengaruh yang sangat besar terhadap lingkungannya. Apa yang disampaikan oleh teman sebaya seringkali lebih mudah diterima, lebih dipercaya dan lebih berdampak dibandingkan pendekatan formal. Inilah yang menjadi dasar pentingnya program ini.
“Melalui pelatihan ini, kami tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, keberanian dan kepedulian sosial. Kami berharap para peserta mampu menjadi role model, menjadi penggerak, sekaligus menjadi benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Ini bukan sekadar kegiatan, tetapi bagian dari gerakan besar menyelamatkan generasi bangsa,” ujar Toton Rasyid.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 7 Semarang, Drs. Luluk Wibowo, S.ST, M.T, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut serta dampaknya bagi peserta didik. “Kami menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, karena sejalan dengan upaya sekolah dalam membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan kepedulian sosial yang tinggi,” terangnya.













