*Pakistan: Saya Hormati Upaya Mereka. Tapi Waktu Hampir Habis.*
Saya tidak bisa menutup mata terhadap kerja keras Pakistan. Negara ini benar-benar berusaha menjadi jembatan. Kunjungan Kepala Staf AD mereka ke Teheran beberapa hari lalu adalah langkah diplomatik yang patut diacungi jempol.nMereka membawa pesan baru dari pemerintahan Trump. Mereka mencoba membujuk Iran agar mau kembali ke meja perundingan.
Tapi saya harus jujur. Saya pernah duduk di meja perundingan PBB puluhan kali. Saya tahu satu hal: *diplomasi tanpa kekuatan yang seimbang tidak akan berhasil.*
Saat ini, AS mengerahkan 10.000 tentara. Iran mengancam dengan rudal. Sementara Pakistan hanya membawa “pesan”. Saya khawatir itu tidak cukup. Mudah-mudahan saya salah. Mudah-mudahan Jenderal Munir berhasil. Tapi sebagai seorang militer, saya tidak bekerja berdasarkan harapan. Saya bekerja berdasarkan fakta. Dan fakta mengatakan: waktu hampir habis.













