Para jenderal di Teheran sudah bilang terang-terangan: “Kami akan tenggelamkan kapal perang AS di Selat Hormuz. Kami akan lumpuhkan perdagangan di Laut Merah.” Ini bukan omongan populis. Ini pernyataan resmi dari penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran.
Sekarang bayangkan. Kapal induk AS tenggelam. Atau rudal Iran menghantam kapal tanker. Atau sebaliknya, AS membombardir fasilitas nuklir Iran. Itu bukan perang lokal. Itu api yang akan menyambar seluruh kawasan.
*China Marah. Dan Itu Perubahan Besar.*
Satu hal yang membuat situasi ini berbeda dari konflik-konflik sebelumnya adalah: *China tidak diam.*
Saya ingin pembaca paham. Sebelum perang ini, China menyerap hampir 90 persen minyak ekspor Iran. Sekitar 1,38 juta barel per hari. Itu bukan angka kecil. Itu urat nadi sebagian kilang-kilang mini China. Sekarang, dengan blokade AS, aliran itu terputus.













