Proses penyaluran dana PEN ini berjalan mulus sesuai rencana. bank bjb bahkan sanggup melebihi target leverage lebih dari 2 kali lipat dana PEN menjadi sebesar Rp5,3 triliun alias 106% dari target. Pencapaian melampaui target ini terjadi hanya dalam hitungan kurang dari 3 bulan penyaluran dana PEN.
Postur penyaluran dana didistribusikan berdasarkan pipeline yang disusun sesuai bjb PENtas di mana kucuran kredit diprioritaskan bagi sektor produktif padat karya, termasuk pertanian, perburuhan, kehutanan, perdagangan besar dan eceran, serta industri pengolahan. Dari segi segmen, korporasi, komersial, dan UMKM yang seluruhnya merupakan mesin penggerak aktivitas nilai tambah perekonomian, jadi yang diutamakan.
Stimulasi keuangan juga diberikan bank bjb melalui penerbitan kebijakan restrukturisasi kredit. Relaksasi alias kelonggaran ini diberikan kepada kelompok masyarakat dan sektor usaha yang terkena dampak dari kelesuan ekonomi akibat virus corona, baik secara langsung, maupun tidak langsung. Kebijakan ini telah membantu ribuan debitur berjalan keluar dari himpitan ekonomi akibat pandemi.













