Amerika Serikat yang ingin mengukuhkan hegemoninya di Negeri Kinanah berusaha untuk membujuk Mursi agar mau menjadi kaki tangannya. Namun, Mursi tak gentar untuk memberikan kehormatan Mesir kepada Amerika Serikat. Mursi akhirnya dipenjarakan oleh Amerika Serikat dengan propagandanya dan mengangkat al-Sisi sebagai presiden baru Mesir yang dinilai lebih loyal kepada Amerika Serikat.
Tidak hanya itu, Amerika pun berusaha mengukuhkan hegemoninya dengan ikut campur pada masalah di negara-negara konflik, sebut saja Libanon, Suriah, Yaman, Libya, Afganistan, dan Pakistan. Dengan kata lain, bagi Amerika perang merupakan salah satu sarana untuk mewujudkan ambisi imperialismenya.
Seandainya, jika Amerika Serikat dengan begitu saja memberikan kebebasan kepada Palestina dan wilayah-wilayah di Timur Tengah, maka sistem Kapitalisme yang diusung Amerika akan runtuh ditandai dengan industri persenjataan yang tidak akan mampu bertahan. Dimana industri ini memberikan keuntungan kepada Amerika Serikat kurang lebih sekitar 9,9 miliar dolar pada tahun 2016. Status Amerika Serikat sebagai negara adikuasa pun akan luntur.











