Rangkaian latihan selama dua minggu ini melibatkan personel gabungan dari TNI dan ADF, serta unsur pendukung dari BNPB, Basarnas, BPBD, PMI, dan Forkopimda Kabupaten Lebak. Selain itu, kegiatan juga mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar yang turut berpartisipasi dalam beberapa sesi simulasi.
Latihan ini turut disaksikan oleh perwakilan lembaga internasional, pengamat militer dari negara sahabat seperti Amerika Serikat dan Timor-Leste, serta sejumlah pejabat daerah dan unsur TNI–Polri.
Latgabmapad Bhakti Kanyini Ausindo 2025 menjadi simbol nyata kerja sama bilateral Indonesia–Australia di bidang kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Latihan ini sekaligus menunjukkan komitmen kedua negara dalam membangun ketangguhan kawasan menghadapi ancaman bencana alam dan tantangan kemanusiaan di masa depan.













