
Ia menerangkan, pertemuan dengan sejumlah rektor perguruan tinggi akan diperluas menjadi sebuah forum yang peduli pada isu-isu transmigrasi.
“Jadi nanti kita ingin kolaborasi dengan universitas-universitas,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto selalu mengatakan bahwa, Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya melimpah tapi membutuhkan SDM yang unggul dan andal untuk mengelolanya.
Atas dasar itu, Iftitah bilang, Kementrans memiliki peluang menjadikan kawasan transmigrasi ini sebagai sekolah lapangan. Ia pun menyerahkan upaya untuk merealisasikan hal tersebut pada perguruan tinggi.
“Itu kan visi harus dikonkretkan. (Sosok) yang paling ahli itu ya bapak-bapak (dan) ibu sekalian dari universitas. Itu nanti ke depan kami ingin nanti setiap orang yang menerima beasiswa dari pemerintah yang non dinas itu wajib mengabdikan dirinya di kawasan transmigrasi,” tutur Iftitah.













