Dalam dialog, warga minta agar disediakan fasilitas pendidikan. Mereka juga minta agar ganti rugi yang mereka terima, tidak dipotong lagi untuk rumah.
“Kita menyiapkan beasiswa bagi anak-anak transmigran agar mereka bisa kuliah di kampus-kampus ternama seperti ITB, IPB, UGM, tapi tidak perlu jauh-jauh pergi ke Jawa. Saya sudah ketemu Rektor masing-masing untuk mengembangkan pola perkuliahan di kawasan transmigrasi,” kata Menteri Iftitah.
Walikota Batam menjanjikan fasilitas SD, SMP dan SMA bagi warga yang dipindahkan, akan selesai tahun ini. Walikota juga berjanji meninjau aturan yang memotong ganti rugi yang diterima warga.
Sore harinya, Menteri Transmigrasi mengunjungi kelompok warga yang menolak transmigrasi lokal di kelurahan Sembulang, Galang. Meski disambut spanduk-spanduk penolakan, Menteri Iftitah menyalami warga satu persatu dan mendengarkan aspirasi mereka.













