Cimahi, BEDAnews
Menjadikan para pemuda lebih berdaya secara ekonomi, memang sesuatu yang cukup sulit, namun tak begitu dengan Kanda Kurniawan, warga jalan Kademangan RT 01/16 Kelurahan Setiamanah Kecamatan Cimahi Tengah.
Melalui wadah Gerakan Dari Pemuda yang dia rintis, Kanda mulai mengajak para pemuda dilingkungannya untuk memiliki kepedulian social dan pemberdayaan ekonomi. “Saya membuat gerakan ini awalnya hanya dilingkungan sekitar rumah saja, namun sekarang sudah mulai merambah keluar kelurahan ditempat saya tinggal, “ ujar pria beranak satu ini.
Aktivitasnya dibidang sosial ini tak berjalan begitu saja, namun sudah berlangsung sejak 2005 lalu, melalui wadah sebuah LSM di gerakan pemberantasan Korupsi di Cimahi. Lewat LSM yang dia masuki saat itu, diapun mencoba melakukan gerakan pemantauan dibeberapa lembaga yang ada. Namun, sekarang dia berganti haluan untuk melakukan aktivitas sosialnya melalui sebuah lembaga yang bergerak dibidang entertaint.
Melalui wadah Line Perkasa, sebuah wadah yang bergerak dibidang rental sound system, Even Organizer, Wedding Organizer, diapun mulai merekrut teman dan tetangga sekitarnya untuk bersama-sama mendapatkan penghasilan tambahan.
”Ya lumayan lah temen-temen saya bisa lebih berdaya secara ekonomi, sekaligus bisa mengerahkan mereka kepada hal-hal poistif,” ujar pria yang lebih akrab dipanggil Anong ini.
Kini, dengan wadah Gerakan Dari Pemuda yang dia rintis, selain memberdayakan ekonomi para pemuda, aktivitas sosialnya juga sering dijalaninya. Para anggotanya diminta untuk melakukan survey di Kelurahan Setiamanah untuk mencari siapa orang yang membutuhkan bantuan. Setelah itu, diapun bergerak bersama anggotanya untuk membantu warga yang kesulitan secara ekonomi. Memberikan sembako, menengok orang sakit ataupun membentu kendraaan bagi yang membutuhkan saat sakit atau melahirkan dia lakukan dengan anggotanya.
Dia mengaku, aktivitas yang dijalani saat ini dimulai saat masih kuliah. Keluarganya yang menjadi aktivis di perburuhan sering memberikan masukan kepadanya untuk belajar terpanggil saat orang lain membutuhkan.
“Mungkin karena saya sering mendapatkan pencerahan dari keluarga yang lebih tua, akhirnya terbawa sampai saat ini, meskipun saya sudah memiliki keluarga dan anak,” kata pemilik sebuah pabrik keripik di jalan Kademangan Cimahi ini.
Menurutnya, saat kita mengajak orang lain untuk berbuat social, ternyata cukup sulit jika tak ditopang dengan dukungan materi. Karenanya, lewat lembaganya itu diapun mulai mengarahkan pemberdayaan ekonomi, sehingga bisa menunjang untuk berbuat sosial di masyarakat. Dengan Gerakan dari Pemudanya, Anong berharap para pemuda bisa hidup lebih mandiri dan berdaya, sehingga mampu mengurus dirinya dan keluarga. (Bubun M)











