Karena itu, Kesultanan dan masyarakat Dompu berharap, Ketua DPD RI selalu ingat Dompu. Sehingga berani juga memperjuangkan Dompu agar menjadi lebih baik di berbagai bidang.
“Kami juga yakin Bapak akan diberi kemudahan menjadi pemimpin nasional ke depan,” kata H. Syaiful Islam.
Kesultanan Dompu diceritakan oleh H. Syaiful Islam bukan kerajaan sembarangan. Di bawah
Sultan Muhammad Siradjuddin, Kesultanan Dompu berani melakukan perlawanan terhadap penjajah Belanda sampai beliau ditangkap dan diasingkan ke Kupang pada tahun 1934.
“Kemudian penerusnya, Sultan Muhammad Tadjul Arifin Siradjuddin merupakan sosok pejuang Negara Kesatuan Republik Indonesia. Beliau menyerahkan kedaulatan ke Republik Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Dompu, Kader Jalani berharap, kehadiran Ketua DPD RI ke Dompu membawa berkah dan manfaat. Setidaknya bisa menyampaikan usulan dari Dompu ke pusat agar bisa lari kencang dalam pembangunan.













