Selain itu, BBM bioetanol merupakan bahan bakar yang dinilai ramah lingkungan. Hal ini disebabkan ia menggunakan campuran Pertamax (RON 95) dan 5 persen etanol. Bahkan berdasarkan penelitian, terdapat beberapa kelebihan dari produksi bioetanol ini. Di antaranya, dapat menurunkan torsi dan daya mesin 5 persen, menghemat pemakaian bahan bakar hingga 15,8 persen, dan penambahan 5 persen etanol bisa meningkatkan efisiensi mesin sebanyak 10,9 persen.
Di samping kelebihannya, ada juga tantangan dalam mengimplementasikan energi terbarukan ini. Contohnya saja terkait harga yang akan ditetapkan. Meski pemerintah belum menetapkan harga resmi, tapi menurut VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, mengatakan bahwa harga bioetanol diperkirakan akan lebih mahal dari Pertamax. Ia pun beralasan bahwa Research Octane Number (RON) bioetanol lebih tinggi.













