Dalam pidatonya, Presiden mengajak seluruh masyarakat untuk berani mawas diri, memperbaiki dan mengoreksi diri sendiri.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan, perlunya menghadapi kenyataan bahwa banyak kebocoran, penyelewengan dan korupsi yang membahayakan masa depan bangsa.
Ia mengingatkan bahwa masih ada banyak rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan, termasuk anak-anak yang berangkat sekolah tanpa sarapan dan pakaian yang layak.
“Janganlah kita takut untuk melihat realita ini. Kita masih melihat sebagian saudara-saudara kita yang belum menikmati hasil kemerdekaan.
Terlalu banyak saudara-saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan, terlalu banyak anak-anak kita yang berangkat sekolah tidak makan pagi terlalu banyak anak-anak kita yang tidak punya pakaian untuk berangkat sekolah,” lanjut Politisi Partai Gerindra ini.













