“Poin tersebut dibuat untuk memberi ruang seluas-luasnya bagi kader-kader Partai Golkar baik yang pernah atau belum pernah menjadi pengurus untuk tetap maju, realitanya banyak kader yang memiliki Prestasi, dedikasi dan loyalitas terhadap partai tidak dapat menjadi pengurus Partai, karena dia PNS atau menjabat jabatan yang dilarang diduduki untuk pengurus Parpol oleh Undang-undang, pada saat pensiun atau tidak menjabat lagi terbuka ruang bagi mereka untuk ikut serta dalam kontestasi menjadi ketua GOLKAR, selama mereka memiliki kompetensi dan memenuhi syarat,” beber dia.
“Intinya, DPP Partai Golkar membuka ruang seluas-luasnya bagi semua kader potensial untuk maju berkompetisi dalam Musda (Musyawarah Daerah) di masing-masing wilayah. Saya berharap kader-kader terbaik Partai Golkar Kabupaten Sukabumi mendapat kesemepatan sama ikut kontestasi ini, termasuk pak Asep Jafar,” lanjut Nurman.













