• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Bantaeng Bertekad Aktifkan Pendidikan Inklusi

Bantaeng Bertekad Aktifkan Pendidikan Inklusi

Asep Budi by Asep Budi
21 Maret 2016
in Tak Berkategori
2
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANTAENG, SULSEL – Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng bekerjasama dengan USAID PRIORITAS dan Aksara institute, akan secara menyeluruh melakukan Pendidikan Inklusi di sekolah-sekolah di Kabupaten Bantaeng.

“Hal ini sejalan dengan amanah UUD 1945 pasal 31 yang dijabarkan dalam UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 tentang penyediaan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus,” ujar Erni Koordinator USAID PRIORITAS untuk daerah Bantaeng saat memberikan sambutan pada kegiatan sosialisasi assesemen pendidikan inklusi di Bantaeng, Jum’at, (18/3/2016) lalu.

Kegiatan asesmen pendidikan inklusi di Bantaeng akan dilakukan dalam rangka melihat sarana prasarana sekolah yang disediakan sekolah untuk anak berkebutuhan khusus dan difabel, pandangan sekolah terhadap anak berkebutuhan khusus dan difabel, pelaksanana pendidikan inklusi yang telah dilakukan dan lain-lain.

Kabid Dikdas Dikpora Kabupaten Bantaeng, Muh. Haris, menyambut baik keterlibatan Bappeda secara langsung dalam menangani pendidikan inklusi. “Kita berharap semua sektor nanti terlibat. Kegiatan assessmen kita harapkan juga benar-benar menjadi langkah awal memberi solusi bagi permasalahan pendidikan inklusi secara menyeluruh di Bantaeng,” ujarnya di hadapan 10 kepala sekolah yang sekolahnya akan mendapatkan asesmen.

Untuk melakukan asesmen dan analisis, 7 orang calon assessor dari Aksara Institute akan dilatih terdahulu oleh narasumber dari PERTUNI (Persatuan Tuna Netra Indonesia) dan INSIST, sebuah LSM dari Jogja.

Sepuluh sekolah yang terpilih untuk diassesmen tersebut menurut Ita Mufrita, Koordinator Aksara Institute, hanya sampel saja dari 165 sekolah dasar dan menengah yang ada di Bantaeng. “Kita berharap nanti bisa lakukan assessment semua sekolah di Bantaeng,” ujarnya.

Semua sekolah di Bantaeng nanti diharapkan melaksanakan pendidikan inklusi. Hal itu dapat meminimalkan perlakuan diskriminatif, pengabaian, dan ketidakpedulian terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan difabel sehinga kecerdasan mereka bisa berkembang dengan normal, tambahnya. (Mustajib)

 

BeritaTerkait

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
Page 1 of 2
12Next
Previous Post

Cuma Ngurus Parkir Bandara PT. BIJB Tidak Signifikan Lagi

Next Post

Penggunaan B2 dan B3 Pengaruhi Prilaku Belajar Siswa

Related Posts

TNI-POLRI

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026
TNI-POLRI

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
TNI-POLRI

Kodim 1710/Mimika Rampungkan Jembatan Beton di Kelurahan Pasar Sentral

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Berbagai Kegiatan Bersama Masyarakat

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Bagikan 22.000 Porsi Makanan Gratis Untuk Masyarakat pada TNI Fair 2026 Di Monas

20 September 2026
TNI-POLRI

Panglima TNI Pantau Bakti Kesehatan TNI Serentak Diseluruh Indonesia

20 September 2026
Next Post

Penggunaan B2 dan B3 Pengaruhi Prilaku Belajar Siswa

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021