Data kompilasi KSEI mencatat ada 233.143 SID di Jabar hingga Oktober 2020. Angka pertumbuhan investor di Jabar juga konsisten berada dalam persentase dua digit selama beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan SID hingga Oktober 2020 mencapai 31,64% dibandingkan dengan data akhir tahun 2019.
Tak hanya dari jumlah investor, total nilai transaksi pasar modal di Jabar juga konsisten tumbuh. Bahkan angka pertumbuhan per akhir 2019 hingga Oktober 2020 berada di atas 100%, dari Rp93,2 triliun menjadi Rp202,7 triliun. Diproyeksikan, pertumbuhan minat dan volume transaksi investasi akan terus melonjak dalam beberapa tahun mendatang.
Berbekal statistik yang menggembirakan tersebut, bank bjb turut serta memperluas jangkauan investasi di Jabar dengan merangkul berbagai kalangan masyarakat. Para aparatur sipil negara (ASN) yang juga menjalankan peran sebagai agen sosial tak luput menjadi sasaran edukasi pasar modal. Edukasi dilaksanakan terhadap para ASN melalui kerja sama dengan Pemprov Jabar. Hasilnya, hingga menjelang pengujung tahun 2020, bank bjb berhasil menghimpun sebanyak 647 ASN untuk berinvestasi.













