bank bjb mencatatkan kontribusi positif dalam mendorong berbagai upaya pemulihan ekonomi yang diinisiasi pemerintah. Hingga 20 Oktober 2020, bank bjb sudah berhasil mengalirkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp5,3 triliun. Angka ini telah melampaui target leverage dua kali lipat dana PEN yang dititipkan Kementerian Keuangan kepada bank bjb sebesar Rp2,5 triliun.
Seiring dengan itu, sampai dengan September 2020 bank bjb telah melakukan restrukturisasi kredit debitur terdampak pandemi COVID-19 dengan total nilai Rp2,7 triliun. Gelontoran stimulasi ini diberikan sambil tetap mempertahankan kualitas kredit terjaga baik.
Ragam perolehan positif ini semakin membuat bank bjb percaya diri menghadapi sisa masa kuartal akhir 2020. Kepercayaan diri ini tidak bisa dilepaskan strategi ulung perseroan yang fokus berinvestasi pada pengembangan infrastruktur digital sejak awal tahun. Digitalisasi layanan perbankan ini meliputi pembaruan pada aplikasi mobile banking bjb DIGI, penyertaan teknologi QRIS, dan uang elektronik perseroan bjb DigiCash.













